3 Perbedaan LMS dan LCMS yang Sangat Penting
Perbedaan LMS dan LCMS
Setelah mengenal LMS dan LCMS, tentunya kamu sudah paham perbedaan umum dari LMS dan LCMS. Cukup terdengar sama, bukan?
Meskipun secara tidak langsung terdengar sama. Tetapi jika ditelusur lebih rinci lagi, ternyata terdapat banyak perbedaan antara keduanya. Mulai dari Fungsi dan Manfaat dari LMS maupun LCMS. Kali ini, kita akan membahas Fungsi dari keduanya terlebih dahulu.
Perbedaan Fungsi
Fungsi LMS
1. Mengelola berbagai macam pengalaman belajar termasuk pembelajaran tradisional.
LMS berperan besar dalam pembelajaran guru dapat mengkolaborasikan pelajaran tradisional ke dalam bentuk e-learning.
2. Memungkinkan pengguna menyimpan maupun mengirimkan data,
Pengajar dapat mengirimkan data dalam proses belajar e-learning. Secara singkat pengajar dapat mengirimkan materi pembelajaran pada email siswa dengan otomatis. Pengajar dapat mengatur waktu pengiriman email yang mungkin berisikan materi pembelajaran maupun informasi penting lainnya.
3. Membantu dalam webinar dan memperoleh sertifikat online.
Dengan semua sistem yang ada pada LMS berupa pendaftaran dan administrasi lainnya. Sangat memungkinkan dalam pengadaan webinar dan penyediaan sertifikat online yang sangat berguna bagi para pengguna.
Fungsi LCMS
Sementara itu, LCMS sendiri berbeda fungsi dengan LMS. Perbedaannya ada pada penggunaannya.
LCMS digunakan perusahaan ataupun para pembuat konten untuk pendaftaran register, menyimpan store, menggabungkan assembly, mempublikasikan konten pembelajaran melalui web.
Boleh dibilang, secara singkat, LCMS merupakan sebuah aplikasi untuk mengelola konten pembelajaran.
LCMS juga berguna dalam mengawasi kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan. LCMS menyediakan publikasi dokumen secara spesifik layaknya sebuah artikel.
Komentar
Posting Komentar